Diriku merendah. kesalahan-kesalahanku bergumul dalam jiwaku. semua sambung-menyambung dan menghambat pemikiranku yang ingin ku sampaikan kepadanya.
Ku hanya dapat termenung, mengapa ku seperti itu? semua telah terjadi dan ku bukan siapapun. ia hanya tahu apa yang ku rasakan tanpa mengerti maknanya. dan kini ku berusaha memejamkan mataku walau kutahu bayangnya tetap menghampiriku.
Ku tak tahu apa yang harus kukatakan, begitu banyak beban yang telah kurangkul, walau ku tahu ku begitu ingin memilikinya.
Jumat, 20 Maret 2009
Kamis, 10 Januari 2009
Rahasia kini telah terkuak, menghadapi kenyataan yang aneh namun menyenangkan. ku terkesan telah melihat sebuah keberanian yang muncul secara alamiah dari seorang wanita. sebuah kesan dan perasaan yang menyatakan keberadaan hatinya yang terlihat redup, namun begitu mempesona. sebuah pertanda akan keterkjutan yang tak dapat dibendung, namun dihadapinya dengan nyata.
Keindahan seorang wanita bukanlah terlihat dari fisik semata. sebuah keindahan hakiki sebenarnya adalah bagaimana wanita itu bersikap. dengan sebuah kedewasaan ia meraih hidup, pemikiran-pemikirannya bersatu dan berbaur dengan realita di dunia. keinginan-keinginannya bergumam dalam dirinyam begitu rumit dan penu makna.
Ia selalu berkata, "ku hanyalah bukan siapa-siapa".
Sebuah kata-kata yang menggelora dalam kesederhanaan. maknanya saling berkait dan bergumul antara realita. ia tidaklah menyadari bahwa dirinya istimewa, sebuah kelebihan yang tak ingin ia umbarkan. ia berbeda, saat khalayak berjalan sempoyongan dalam kemewahan, ia tunduk dengan tegap dalam kesederhanaan.
Ah, ku tak tahu harus berkata apa. ia begitu istimewa, dan begitu berharga, dan ku hanya dapat berkata.
Keindahan seorang wanita bukanlah terlihat dari fisik semata. sebuah keindahan hakiki sebenarnya adalah bagaimana wanita itu bersikap. dengan sebuah kedewasaan ia meraih hidup, pemikiran-pemikirannya bersatu dan berbaur dengan realita di dunia. keinginan-keinginannya bergumam dalam dirinyam begitu rumit dan penu makna.
Ia selalu berkata, "ku hanyalah bukan siapa-siapa".
Sebuah kata-kata yang menggelora dalam kesederhanaan. maknanya saling berkait dan bergumul antara realita. ia tidaklah menyadari bahwa dirinya istimewa, sebuah kelebihan yang tak ingin ia umbarkan. ia berbeda, saat khalayak berjalan sempoyongan dalam kemewahan, ia tunduk dengan tegap dalam kesederhanaan.
Ah, ku tak tahu harus berkata apa. ia begitu istimewa, dan begitu berharga, dan ku hanya dapat berkata.
Kamis, 19 Maret 2009
Rabu, 07 Januari 2009
Ku kini telah tejaga. melihat segala sesuatu dengan lebih jelas dan dalam. ku dapat merasakan, ketakutan akan kekhawatiran yang merundungi karena ulahku sendiri. bingung entah apa yang ingin kukatakan, bingung apa yang kuinginkan, dan tahu tak tahu apa maksud dari semuanya!
Kebingungan menghampiriku. ia berkata, "begitu banyak keinginanmu dalam bayangmu, anakku, tataplah aku dan cobalah untuk mengerti". ia terdiam,tersenyum, dan akhirnya menghilang dalam sekerjap mata.
Ku terdiam, merenungkan apalah makna dari sececah kalimat tersebut. apakah ia mengerti? pikirku. tidak, ini bukanlah sesuatu yang pantas direnungkab terlalu lama!
ku hanya perlu diam, dan melakukan apa yang harus ku lakukan!
Kebingungan menghampiriku. ia berkata, "begitu banyak keinginanmu dalam bayangmu, anakku, tataplah aku dan cobalah untuk mengerti". ia terdiam,tersenyum, dan akhirnya menghilang dalam sekerjap mata.
Ku terdiam, merenungkan apalah makna dari sececah kalimat tersebut. apakah ia mengerti? pikirku. tidak, ini bukanlah sesuatu yang pantas direnungkab terlalu lama!
ku hanya perlu diam, dan melakukan apa yang harus ku lakukan!
Selasa, 17 Maret 2009
Selasa, 01 Januari 2009
Terompet menggema, senyum merona, manusia berduyun-duyun menyaksikan perubahan-perubahan yang terjadi dalam senyuman. semua tertawa riang, bersorak riuh, membahana akan datangnya zaman baru, di era yang baru.
Di kejauhan saudara-saudara kita menangis. tanah air mereka ditindas, dengan ketamakan imperium sebuah kepercayaan yang satu akar dengan kepercayaan mereka sendiri. hal itu merongrong kehidupan sesama yang telah menjadi sebuah pemandangan umum kini bahwa saudara-saudara kita nun jauh disana menyaksikan darah sanak keluarga mereka tertumpah dalam rongga. sia-sia hanya demi memuaskan nafsu bangkitnya sebuah kekuasaan di balik sebuah imperium nyata.
Airmata mengalir berganti menjadi darah. tak ada kesedihan dan kesengsaraan melebihi menatap kematian sanak saudara! APAKAH KAU TAHU ITU!!
Di kejauhan saudara-saudara kita menangis. tanah air mereka ditindas, dengan ketamakan imperium sebuah kepercayaan yang satu akar dengan kepercayaan mereka sendiri. hal itu merongrong kehidupan sesama yang telah menjadi sebuah pemandangan umum kini bahwa saudara-saudara kita nun jauh disana menyaksikan darah sanak keluarga mereka tertumpah dalam rongga. sia-sia hanya demi memuaskan nafsu bangkitnya sebuah kekuasaan di balik sebuah imperium nyata.
Airmata mengalir berganti menjadi darah. tak ada kesedihan dan kesengsaraan melebihi menatap kematian sanak saudara! APAKAH KAU TAHU ITU!!
Sabtu, 29 November 2008
Rasa letih menghampiriku, ia berkata, wahai manusia, akankah kau berjuang kala ku datang menghapirimu?".
"Berjuang adalah sebuah keharusan, oleh karena itu enyahlah kamu dan pergi dari hadapanku!".
Ku berjuang, berjuang walau ku tahu hampir mustahil untuk melakukannya. ku tak ingin diriku tersisih, dan hanya menatap dunia dengan sebelah mata. tak lah pula aku ingin diriku kenyang akan pengetahuan. ku hanya ingin aku berjuang demi keluargaku, lalu diriku sendiri.
Akan tetapi, akankah ku kuat menghadapinya sendiri?
"Berjuang adalah sebuah keharusan, oleh karena itu enyahlah kamu dan pergi dari hadapanku!".
Ku berjuang, berjuang walau ku tahu hampir mustahil untuk melakukannya. ku tak ingin diriku tersisih, dan hanya menatap dunia dengan sebelah mata. tak lah pula aku ingin diriku kenyang akan pengetahuan. ku hanya ingin aku berjuang demi keluargaku, lalu diriku sendiri.
Akan tetapi, akankah ku kuat menghadapinya sendiri?
Jum'at, 28 November 2008
Ku tak tahu apa yang terjadi. aku pun tak tahu apa yang ia mau dan kumau. ku tak tahu ini, ku tak tahu itu, dan bahkan ku tak tahu segalanya!
ku tak tahu mengapa ia begitu, ia jauh tetapi tidak jauh, ia terlihat tetapi tidak terlihat, ku bahkan tak tahu ia itu apa!
ah, susah sekali membiarkan itu berlalu, bahkan ku kini sendiri. karena ia mungkin kelak meninggalkanku.
O hidup, begitu dalam dan sulit untuk dipahami!
ku tak tahu mengapa ia begitu, ia jauh tetapi tidak jauh, ia terlihat tetapi tidak terlihat, ku bahkan tak tahu ia itu apa!
ah, susah sekali membiarkan itu berlalu, bahkan ku kini sendiri. karena ia mungkin kelak meninggalkanku.
O hidup, begitu dalam dan sulit untuk dipahami!
Kamis 27 November 2008
Tak kusangka, bahwa dunia ini penuh dengan bermacam pilihan hidup. tatkala satu jatuh, yang lain berbangkit. begitulah hidup, penuh dengan sirkulasi tiada berarah.
Rasa gundah kini menyelimutiku, entak itu apa, tetapi ku hanya dapat merasakan tanpa bisa mengerti apa itu sebenarnya.
Ku kini hanya dapat melihat keberhasilan teman-temanku yang kupercaya, yang mungkin kini mereka mulau berpaling dariku; kala mereka datang, aku hanya menyerahkan raah-tamah pada mereka. Tetapi mengapa mereka menyakitiku? ku tak tahu arti akan Persahabatan, ku tak pernah mengenal Kesetiakawanan, dan pula tak pernah mengenyam Kepercayaan.
Biarlah kini ku hidup sendiri, ditemani bersama setitk kasihdari orang yang kucintai nun jauh disana, dan berusaha mencintai berbagai anganku yang kelak kan menjadi nyata.
Akan tetapi, akankah ku mengerti itu semua?
Rasa gundah kini menyelimutiku, entak itu apa, tetapi ku hanya dapat merasakan tanpa bisa mengerti apa itu sebenarnya.
Ku kini hanya dapat melihat keberhasilan teman-temanku yang kupercaya, yang mungkin kini mereka mulau berpaling dariku; kala mereka datang, aku hanya menyerahkan raah-tamah pada mereka. Tetapi mengapa mereka menyakitiku? ku tak tahu arti akan Persahabatan, ku tak pernah mengenal Kesetiakawanan, dan pula tak pernah mengenyam Kepercayaan.
Biarlah kini ku hidup sendiri, ditemani bersama setitk kasihdari orang yang kucintai nun jauh disana, dan berusaha mencintai berbagai anganku yang kelak kan menjadi nyata.
Akan tetapi, akankah ku mengerti itu semua?
Langganan:
Postingan (Atom)